karbon bakteri dalam perairan


Sumbangan Karbon Bakteri Dalam Perairan Laut Sulawesi Utara

Oleh :

Ruyitno Muksin*

*Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI, Jakarta

Abstrak

Telah dilakukan penelitian karbon bakteri di perairan sulawesi utara pada bulan agustus 2000. Menggunakan sarana kapal penelitian Baruna Jaya VIII. Analisis karbon bakteri dengan menggunakan metoda Acridine Orange-Epifluoresecnce Microscopy, yang berarti mengkonversikan sel bakteri menggunakan biovolume kemudian di konversikan lagi ke biomassa. Hasil penelitian menunjukan bahwa kisaran karbon bakteri di daerah permukaan antara 92,8 x 10-9 g C/µM3 dan 698,2 x 10-9 g C/µM3, dengan rata-ratanya 142,8 x 10-9 g C/µM3. Pada kedalaman 50 m berkisar antara 92,8 x 10-9 g C/µM3 dan 629,1 x 10-9 g C/µM3, dengan rata-ratanya 364 x 10-9 g C/µM3. Sumbangan karbon bakteri yang paling tinggi diperoleh diperairan sebelah utara Semenanjung Sulawesi dan makin menurun nilainya ke arah barat. Karbon bakteri merupakan salah satu faktor penting dalam rantai makanan di suatu perairan laut namun di Indonesia penelitian seperti ini masih belum banyak di lakukan.

 

P2O LIPI. 2002. Perairan Sulawesi Dan Sekitarnya_ Biologi, Lingkungan dan Oseanografi. Penyunting, Ruyitno, Azis, Pramudji serta di bantu oleh Sunarto.

Posted on April 30, 2014, in KATALOG MAZARA. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: