gurita atau oktopus


M. ARMAN AHMAD

FISHERIES AND MARINE SCIENCE OF FACULTY

KHAIRUN UNIVERSITY

 

 

Gurita (octopus)

 

Gurita adalah hewan moluska dari kelas Cephalopoda (kaki hewan terletak di kepala), ordo Octopoda dengan terumbu karang di samudra sebagai habitat utama. Gurita terdiri dari 289 spesies yang mencakup sepertiga dari total spesies kelas Cephalopoda. Gurita dalam bahasa Inggris disebut Octopus (Yunani: κτάπους, delapan kaki) yang sering hanya mengacu pada hewan dari genus Octopus.

 

 

 

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan    :Animalia

Filum        :Moluska

Kelas        :Cephalopoda

Upakelas        :Coleoidea

Superordo    :Octopodiformes

Ordo        :Octopoda

Leach, 1818

CIRI-CIRI (Anatomi)

 

Gurita memiliki 8 lengan (bukan tentakel) dengan alat penghisap berupa bulatan-bulatan cekung pada lengan yang digunakan untuk bergerak di dasar laut dan menangkap mangsa. Lengan gurita merupakan struktur hidrostat muskuler yang hampir seluruhnya terdiri dari lapisan otot tanpa tulang atau tulang rangka luar. Tidak seperti hewan Cephalopoda lainnya, sebagian besar gurita dari subordo Incirrata mempunyai tubuh yang terdiri dari otot dan tanpa tulang rangka dalam. Gurita tidak memiliki cangkang sebagai pelindung di bagian luar seperti halnya Nautilus dan tidak memiliki cangkang dalam atau tulang seperti sotong dan cumi-cumi. Paruh adalah bagian terkeras dari tubuh gurita yang digunakan sebagai rahang untuk membunuh mangsa dan menggigitnya menjadi bagian-bagian kecil. Tubuh yang sangat fleksibel memungkinkan gurita untuk menyelipkan diri pada celah batuan yang sangat sempit di dasar laut, terutama sewaktu melarikan diri dari ikan pemangsa seperti belut laut Moray.

Gurita yang kurang dikenal orang dari subordo Cirrata memiliki dua buah sirip dan cangkang dalam sehingga kemampuan untuk menyelip ke dalam ruangan sempit menjadi berkurang. Gurita mempunyai masa hidup yang relatif singkat dan beberapa spesies hanya hidup selama 6 bulan. Spesies yang lebih besar seperti Gurita raksasa Pasifik Utara yang beratnya bisa mencapai 40 kilogram bisa hidup sampai 5 tahun di bawah kondisi lingkungan yang sesuai. Reproduksi merupakan salah satu sebab kematian, gurita jantan hanya bisa hidup beberapa bulan setelah kawin dan gurita betina mati mati tidak lama setelah bertelur. Kematian disebabkan kelalaian gurita untuk makan selama sekitar satu bulan sewaktu menjaga telur-telur yang belum menetas. Selubung bagian perut tubuh gurita disebut mantel yang terbuat dari otot dan terlihat seperti kantung.

Gurita memiliki tiga buah jantung yang terdiri dari dua buah jantung untuk memompa darah ke dua buah insang dan sebuah jantung untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Darah gurita mengandung protein Hemosianin yang kaya dengan tembaga untuk mengangkut oksigen. Dibandingkan dengan Hemoglobin yang kaya dengan zat besi, Hemosianin kurang efisien dalam mengangkut oksigen. Hemosianin larut dalam plasma dan tidak diikat oleh sel darah merah sehingga darah gurita berwarna biru pucat. Gurita bernafas dengan menyedot air ke dalam rongga mantel melalui kedua buah insang dan disemburkan keluar melalui tabung siphon. Gurita memiliki insang dengan pembagian yang sangat halus, berasal dari pertumbuhan tubuh bagian luar atau bagian dalam yang mengalami vaskulerisasi.

 

Siklus hidup dan Reproduksi

 

Gurita jantan bereproduksi dengan meletakkan kantong spermatofora ke dalam rongga mantel gurita betina menggunakan lengan istimewa yang disebut hectocotylus. Lengan kanan ketiga biasanya menjadi hectocotylus. Pada beberapa spesies, gurita betina bisa menjaga sperma agar tetap hidup sampai telur menjadi matang. Setelah dibuahi, gurita betina bisa bertelur hingga sekitar 200.000 butir. Jumlah telur gurita bisa berbeda-beda bergantung pada masing-masing individu, familia, genus atau spesies. Gurita betina menggantung kumpulan telur berbentuk kapsul yang membentuk untaian di langit-langit sarang. Setelah telur menetas, larva gurita untuk sementara waktu melayang bersama kawanan plankton sambil memangsa pakan berupa copepod, larva kepiting dan larva bintang laut sampai cukup besar dan berat untuk berada di dasar laut. Beberapa spesies gurita dengan habitat di laut dalam tidak perlu melewati siklus melayang bersama kawanan plankton. Periode sebagai larva merupakan saat penuh bahaya karena larva gurita mudah dimangsa pemakan plankton sewaktu menjadi bagian dari kawanan plankton.

 

 

Distribusi (penyebarannya)

 Meskipun bertubuh lunak, gurita memiliki mata dan rahang yang tumbuh dengan baik. Menurut Asikin (1981) dan Suwignyo (1989), mulutnya berbentuk paruh yang kuat untuk mengoyak dan menggigit mangsanya. Kulit tubuhnya banyak mengandung kromatofora yang berisi pigmen hitam, merah dan kuning yang dikendalikan oleh sistem syaraf. Warna tubuhnya dapat berganti-ganti sesuai dengan keadaan lingkungannya.

Gurita tergolong hewan karnivora. Makanannya terdiri atas siput, kepiting, udang dan ikan. Aktivitas makannya berlangsung pada malam hari, sedangkan pada siang hari bersembunyi di dalam lubang atau celah-celah batu. Gurita selalu dihindari oleh predator, karena dapat membius indera chemoreceptor (Asikin, 1981 dan Suwignyo, 1989)

Gurita lebih suka merayap untuk mencari lubang atau celah karang atau cangkang moluska kosong untuk digunakan sebagai tempat persembunyiannya. Jika tidak menemukan tempat yang cocok, maka gurita akan membangun sarang dari batu-batuan dengan menggunakan ke-8 tangannya. Menurut Grzimek (1976), gurita akan bergerak mundur dengan cepat ketika berhadapan dengan predator atau menemui gangguan.

Penyebaran gurita sangat  luas dan terdapat hampir di seluruh perairan, mulai dari perairan dingin hingga panas. Dari perairan pantai hingga perairan dengan kedalaman lebih dari 1.000 m (Asikin, 1981). Roper et al (1984) menyebutkan bahwa gurita yang hidup di daerah karang sampai batas paparan benua pada kedalaman 200 m diantaranya adalah O. cyaneus, O. selena, O. mambranaceus, O. brianeus, O. vulgaris, dan O. joubini. Jenis gurita yang hidup di padang lamun adalah O. vulgaris dan O. maya

About Arman Mazara

Tak ada yang sesuatu yag istimewa dalam diriku,, aku hanyalah orang yang ingin selalu membuat orang lain bahagia................. i'll try be the best man in your life,,,,, I do not care what people are talking,, i will always positif thinking. SUCCES. ALL,, kebebasan berfikir dan kebebasan berekspresi yang harus kita perjuangkan.

Posted on November 30, 2012, in KATALOG MAZARA. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: