Penanggulangan Pencemaran Secara Teknis


PENANGGULANGAN PENCEMARAN SECARA TEKNIS

 


 

OLEH :

KELOMPOK II

  1. M. ARMAN AHMAD
  2. SRY SENTIAWATI DEWI
  3. ISWANTO BUAMONABOT
  4. SUBANDRIO OHORELA
  5. IDRIS GAFUR

 

PROGRAM STUDY MANAJEMEN SUMBER DAYA PERAIRAN

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

UNIVERSITAS KHAIRUN

TERNATE

2012

 

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur kami segenap penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan dan kemampuan, sehingga tugas ini dapat diselesaikan dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Dengan segala kemampuan yang terbatas, makalah ini mencoba menguraikan secara lengkap tentang Penangulangan Pencemaran Secara Teknis. Dan dengan adanya makalah ini, Kami berharap sedikit membantu para pembaca dan Kami sendiri dalam memahami cara menerapkan konsepnya dengan baik dan benar. Namun demikian, apabila dalam makalah ini dijumpai kekurangan dan kesalahan baik dalam pengetikan maupun isinya, maka Penyusun dengan senang hati menerima kritik dan saran dari para pembaca.

Akhirnya dengan segala kerendahan hati, kami menghaturkan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dosen Pembimbing mata kuliah Pencemaran Perairan serta teman-teman angkatan maupun senior fakultas perikanan dan ilmu kelautan yang bersama-sama mewujudkan tercapainya tujuan perkuliahan ini. Semoga makalah yang sederhana ini bermanfaat adanya. Amin yaa rabb.

Ternate, Januari 2012

Penyusun

 

 

 

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………………………………………….

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………………………………………..

BAB I. PENDAHULUAN……………………………………………………………………………………………………………

1.1. Latar Belakang…………………………………………………………………………………………………………..

1.2. Tujuan…………………………………………………………………………………………………………………………..

BAB II. PEMBAHASAN……………………………………………………………………………………………………………..

2.1 Mengubah Proses………………………………………………………………………………………………………..

2.2 Mengganti Sumber Energy…………………………………………………………………………………………

2.3 Mengelola Limbah………………………………………………………………………………………………………..

2.4 Menambah Alat Bantu…………………………………………………………………………………………………

2.4.1 Pencemaran Air…………………………………………………………………………………………………..

2.4.2 Pencemaran Udara……………………………………………………………………………………………..

2.4.3 Pencemaran Tanah…………………………………………………………………………………………….

2.4.4 Pencemaran Suara………………………………………………………………………………………………

BAB III. PENUTUP……………………………………………………………………………………………………………………….

3.1 Kesimpulan ……………………………………………………………………………………………………………………

3.2. Saran……………………………………………………………………………………………………………………………….

REFERENSI…………………………………………………………………………………………………………………………………….

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sifat manusia semakin menggila, mereka menggunakan zat-zat kimia dengan melebihi batas normal. Karbon Dioksida dan karbon Monoksida merupakan 2 zat kimia yang sangat berbahaya untuk kelangsungan bumi. Zat-zat itu menempel dilapisan bumi yang mengakibatkan tertutupnya pantulan sinar matahari,sehingga pantulan sinar matahari yang berupa sinar infra merah tidak dapat keluar dari bumi. Telah disadari bahwa kemajuan industri dan teknologi mampu meningkatkan kesejahteraan manusia itu juga menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan yang akhirnya berdampak terhadap menusia.Oleh karena itu, kemajuan industri dan teknologi harus ditinjau kembali untuk memberikan hasil dan manfaat yang lebih baik bagi kelangsungan hidup manusia. CFC merupakn zat yang dihasilkan dari AC, Kulkas dan alat-alat modern lainnya. Yang akan menambah polutan atau zat yang menyababkan efek rumah kaca. Pencemaran lingkungan akan sangat merugikan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kerugian secara langsung apabila pecemaran lingkungan tersebut secara cepat dan langsung dapat dirasakan akibatnya oleh manusia, sedangkan kerugian secara tidak langsung adalah apabila akibat pencemarantersebut lingkungan menjadi rusak sehingga daya dukung alam sudah tidak ada lagi bagi kelangsungan hidup manusia, maka hal itu berarti malapetaka bagi umat manusia.

Usaha-usaha penanggulangan perlu dilakukan agar usaha peningkatan kesejahteraan melalui penerapan kemajuan industri dan teknologi dapat terwujud sesuai dangan harapan.Usaha untuk menanggulangi pencemaran tersebut ada 2 macam cara utama, yaitu penanggulangan secara non-teknis dan penanggulangan secara teknis.

Penanggulangan secara non-teknis yaitu suatu usaha untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan cara menciptakan peraturan perundangan yang dapat merencanakan, mengatur dan mengawasi segala macam bentuk kegiatan industri dan teknologi sehingga tidak terjadi pencemaran. Peraturan perundangan ini hendaknya dapat memberikan gambaran secara jelas tentang kegiatan industri yang akan dilaksanakan, misalnya meliputi AMDAL, pengaturan dan pengawasan kegiatan dan menanamkan perilaku disiplin. Sedangkan penanggulangan secara teknis bersumber pada perlakuan industri terhadap perlakuan buangannya, misalnya dengan mengubah proses, mengelola limbah atau menambah alat bantu yang dapat mengurangi pencemaran. Sebenarnya penanggulangan pencemaran air dapat dimulai dari diri kita sendiri.

Dalam keseharian, kita dapat mengurangi pencemaran air dengan cara mengurangi produksi sampah (minimize) yang kita hasilkan setiap hari. Selain itu, kita dapat pula mendaur ulang (recycle) dan mendaur pakai (reuse) sampah tersebut. Kitapun perlu memperhatikan bahan kimia yang kita buang dari rumah kita. Karena saat ini kita telah menjadi masyarakat kimia, yang menggunakan ratusan jenis zat kimia dalam keseharian kita, seperti mencuci, memasak, membersihkan rumah, memupuk tanaman, dan sebagainya. Menjadi konsumen yang bertanggung jawab merupakan tindakan yang bijaksana. Sebagai contoh, kritis terhadap barang yang dikonsumsi, Apakah barang yang kita konsumsi nantinya dapat meracuni manusia, hewan, dan tumbuhan aman bagi makhluk hidup dan lingkungan ? Teknologi dapat kita gunakan untuk mengatasi pencemaran air. Instalasi pengolahan air bersih, instalasi pengolahan air limbah, yang dioperasikan dan dipelihara baik, mampu menghilangkan substansi beracun dari air yang tercemar. Dari segi kebijakan atau peraturanpun mengenai pencemaran air ini telah ada. Bila kita ingin benar-benar hal tersebut dapat dilaksanakan, maka penegakan hukumnya harus dilaksanakan pula. Pada akhirnya, banyak pilihan baik secara pribadi ataupun social (kolektif) yang harus ditetapkan, secara sadar maupun tidak, yang akan mempengaruhi tingkat pencemaran dimanapun kita berada. Walaupun demikian, langkah pencegahan lebih efektif dan bijaksana. Melalui penanggulangan pencemaran ini diharapkan bahwa pencemaran akan berkurang dan kualitas hidup manusia akan lebih ditingkatkan, sehingga akan didapat sumber air yang aman, bersih dan sehat.

1.2 Tujuan

Agar mahasiswa dapat memahami bagaimana cara menanggulangi dampak pencemaran secara teknis dengan menggunakan metode-metode yang baik dan benar.

 

BAB II

PEMBAHASAN

Apabila berdasarkan kajian Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) ternyata bisa diduga bahwa mungkin akan timbul pencemaran lingkungan, maka langkah berikutnya adalah memikirkan penanggulangan secara teknis. Banyak macam dan cara yang dapat ditempuh dalam penanggulangan secara teknis. Adapun criteria yang digunakan dalam penanggulangan secara teknis tergantung pada factor berikut :

a) Mengutamakan keselamatan lingkungan

b) Teknologinya telah dikuasai dengan baik

c) Secara teknis dan ekonomis dapat dipertanggung-jawakan

Berdasarkan criteria tersebut diatas diperoleh beberapa cara dalam hal penanggulangan secara teknis, antara lain adalah sebagai berikut :

2.1 Mengubah Proses

Apabila dalam suatu proses industri dan teknologi terdapat bahan buangan (limbah) yang berupa zat-zat kimia maka akan terjadi pencemaran lingkungan oleh zat-zat kimia baik melalui pencemaran udara, pencemaran air maupun melalui pencemaran daratan. Keadaan ini harus dihindari, yaitu dengan mengubah proses yang ada dan memenuhi criteria dibawah ini:

a). Mengutamakan keselamatan lingkungan

b). Teknologinya telah dikuasai dengan baik

c). Secara teknis dan ekonomis dapat dipertanggungjawabkan

Sebagai contoh pada industri pengolahan bahan nuklir, untuk mendapatkan unsure uranium dari batuan uranium digunakan serangkaian proses yang melibatkan penggunaan zat-zat kimia. Pemakaian zat kimia seringkali menimbulkan masalah pada limbah buangannya. Sebagai ganti zat kimia, pada saat ini telah difikirkan pemakaian bakteri tertentu untuk memecah bantuan ini yang tidak membahayakan lingkungan.

2.2 Mengganti Sumber Energy

Sumber energy yang digunakan pada berbagai kegiatan industri dan teknologi sebagian besar masih mengandalkan pada pemakaian bahan bakar fosil, yang menghasilkan komponen pencemaran udara yang berupa gas. Hal ini bisa dikurangi dengan memakai bahan bakar LNG (Liquified Natural Gases) yang menghasilkan gas buangan yang lebih bersih.

2.3 Mengelola Limbah

Pengelolaan limbah industri dari bahan buangan industri dan teknologi dimaksudkan untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Cara pengelolaan limbah ini sering disebut dengan Waste Treatment atau Waste Management. Cara mengelola limbah industri dan teknologi tergantung pada sifat kandungan limbah serta tergantung pula pada rencana pembuangan olahan limbah secara permanen.

2.4 Menambah Alat Bantu

untuk melengkapi cara penanggulangan pencemaran lingkungan secar teknis dilakukan dengan menambahkan alat Bantu yang dapat mengurangi pencemaran. Alat Bantu yang digunakan tergantung pada keadaan dan macam kegiatan.

2.4.1 Pencemaran Air

  1. limbah industri

Pencemaran air oleh limbah industri dapat di cegah dan ditanggulangi dengan cara :

  • pembuangan limbah industri di atur sedemikian, sehingga tidak mencari penampungan limbah yang kemudian dip roses atau diolah.
  • Pencemaran air oleh logam yang berasl dari industri dengan cara menanam tumbuhan sejenis alang-alang di sekitar perairan tempat pembuangan limbah.

     

  1. limbah pertanian

Pencemaran air oleh limbah pertanian dapat di cegah dengan cara berikut :

  • mencegah limbah pertanian agar tidak mengalir ke sungai dan danau
  • pengaturan terhadap penggunaan pupuk buatan
  • menggunakan pestisida yang mudah di uraikan oleh alam
  • menggunakan metode lain selain menggunakan pestisida,misalnya dengan biological control.
  • Menanam tanaman pertanian yang kebal terhadap serangga hama

     

  1. limbah rumah tangga

Pencemaran air melalui limbah rumah tangga berupa sampah dan air buangan dapat di cegah dengan cara berikut :

  • membuat tempat pembuangan sampah
  • membuat lubang unutk membuang sampah selanjutnya ditimbun dengan tanah
  • memanfaatkan sampah untuk dipupuk
  • Membuat tempat penampungan limbah yang berupa air buangan.tempat penampungan limabh harus jauh dari sumber air.

     

  1. Limbah minyak

Pencemaran air oleh limbah minyak dapat dicegah atau ditanggulangi dengan cara berikut :

  • Hindarkan kebocoran minyak dilaut baik oleh kapal tanker maupun pengeboran minyak lepas pantai
  • Harus ada sanksi yang tegas bagi pelaku pencemaran limbah minyak.
  • Membersihkan minyak dengan cara bioremediasi. Bioremediasi adalah menggunakan mikroorganisme untuk kebersihan pencemaran.
  • Bila ada tumpahan minyak di laut hendaknya dibuat penghalang mekanik sehingga air laut yang tercemar minyak tidak mencapai pantai.

2.4.2 Pencemaran Udara

Pencemaran udara dapat ditimbulakan oleh beberapa polutan, antara lain karbon dioksida, karbon monoksida, CFC dan asap. Pencegahan dan penanggulangannya dapat dilakukan berdasarkan sumber polutannya :

  1. karbon Dioksida dan Karbon Monoksida
  • Mengurangi penggunaan bahan baker minyak, misalnya dengan mencari sumber alternative pengganti bahan baker minyak.
  • Mencegah penebangan hutan untuk lahan pertanian
  • Memperluas daerah penghijauan dan reboisasi.

     

  1. Nitrogen Oksida dan Sulfur Dioksida
  • Mengurangi pembakaran bahan baker minyak dan mencari sumber energi terbaru
  • Membersihkan gas sisa pembakaran bahan bahan baker minyak pada kendaraan bermontor dengan converter katalitik.

2.4.3 Pencemaran Tanah

  • Ditimbulkan oleh pestisida dan limbah industri.
  • Pencegahan dan penangguklangannya adalah penggunaan pestisida harus diawasi dan ada peraturan yang tegas. Sedangakn penanggulangan oleh limbah industri harus memiliki tempat penampungan limbah.
  • Remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar.

2.4.4 Pencemaran Suara

Pencemaran suara dapat dicegah dan ditanggulangi antara lain dengan cara berikut:

  • Tidak membangun pabrik didekat pemukiman penduduk
  • tidak membangun bandara didekat pemukiman penduduk
  • para tenaga kerja pabrik yang berada pada lingkungan suara yang keras, dianjurkan menggunakan peredam suara di telinga
  • Tidak membunyikan televise, tape, atau radio terlalu keras

 

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Apabila berdasarkan kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) ternyata bias diduga bahwa mungkin akan timbul pencemaran lingkungan,maka langkah berikutnya adalah memikirkan penanggulangan secara teknis tergantung pada faktor berikut :

  • Mengutamakan keselamatan lingkungan
  • Teknologi dikuasai dengan baik
  • Secara teknis dan ekonomis dapat di pertanggungjawabkan

3.1 Saran

Disarankan kepada para insani akademik khususnya mahasiswa perikanan dan ilmu kelautan, agar sama-sama menjaga lingkungan terutama laut. Karena tak bisa dipungkiri bahwa laut adalah tempat sampah raksasa di muka bumi. Tapi dengan pengelolaan yang baik semua itu tak membahayakan.

 

 

 

REFERENSI

www.wikipedia.com/penanggulanganpencemaran_secarateknis

www.chu_mie.blogspot.com/kerusakan-kerusakan,dibumi diposting januari 2009

www.princes_hygeia.blogspot.com/penanggulangan’pencemaran.udara diposting mei 2011

About Arman Mazara

Tak ada yang sesuatu yag istimewa dalam diriku,, aku hanyalah orang yang ingin selalu membuat orang lain bahagia................. i'll try be the best man in your life,,,,, I do not care what people are talking,, i will always positif thinking. SUCCES. ALL,, kebebasan berfikir dan kebebasan berekspresi yang harus kita perjuangkan.

Posted on Oktober 18, 2012, in KATALOG MAZARA. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Hey! I’m at work browsing your blog from my new apple iphone!

    Just wanted to say I love reading through your blog and look forward to all
    your posts! Carry on the fantastic work!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: